Monday, August 29, 2005

dia lompat

dia lompat,
dari tingkat 9,
tersadung di beranda tingkat 6,
terlantun dari ponco parkir tingkat bawah,
ke atas pili bomba.

senak,
pipi dan dagu pecah.
dia naik lif ke tingkat 9 semula,
baca balik surat wasiat dan suicide note,
betulkan apa2 yang patut,
dan naik ke tingkat 15.

dia lompat,
dari tingkat 15,
dan pada tingkat 12,
datang malaikat pencabut nyawa,
confirm,
tak masuk syurga!

2 Comments:

At 10:11 am , Anonymous Anonymous said...

that was a good short poem. =)

 
At 3:24 pm , Anonymous Anonymous said...

tq tq

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home